TRAINING MASA PERSIAPAN PENSIUN
Kewirausahaan Pasca Pensiun
Program pelatihan masa persiapan pensiun yang dirancang khusus untuk membantu karyawan menyiapkan diri menghadapi fase baru kehidupan, dengan lebih percaya diri dan produktif.
Pemasaran Digital
Banyak pensiunan menganggap pemasaran digital rumit dan hanya untuk anak muda — padahal beberapa langkah sederhana dan gratis sudah cukup membuat usaha baru ditemukan calon pelanggan. Modul ini membahas perjalanan pelanggan di era digital dan alat-alat praktis yang bisa langsung dipakai tanpa biaya besar.
Rujukan: kerangka 5A Customer Path ("Marketing 4.0" oleh Philip Kotler, Hermawan Kartajaya, Iwan Setiawan) untuk memahami perjalanan calon pelanggan, dipadukan dengan pengenalan alat digital gratis yang umum dipakai UMKM Indonesia seperti Google Bisnisku dan WhatsApp Business.
Digital bukan berarti rumit atau mahal
Modul Positioning Bisnis membantu menentukan posisi usaha di benak calon pelanggan — modul ini melengkapinya dengan cara mengomunikasikan posisi itu lewat kanal digital yang terjangkau.
Anggapan pemasaran digital hanya untuk anak muda
Kenyataannya, sebagian besar alat digital untuk UMKM dirancang sederhana dan bisa dipelajari bertahap, tanpa perlu jadi ahli teknologi.
Usaha tanpa jejak digital sulit ditemukan
Calon pelanggan yang mencari produk/jasa lewat internet tidak akan menemukan usaha yang sama sekali tidak punya kehadiran digital.
Modal promosi terbatas
Berbeda dari iklan konvensional, banyak alat pemasaran digital dasar tersedia gratis — relevan untuk usaha baru dengan modal terbatas.
Belum tahu alat resmi yang tersedia
Peserta sering belum familiar dengan alat gratis dan resmi seperti Google Bisnisku atau fitur bisnis di WhatsApp yang sebenarnya mudah didaftarkan.
5A Customer Path
Dari buku "Marketing 4.0" — menggambarkan lima tahap perjalanan calon pelanggan dari sekadar tahu hingga merekomendasikan usaha ke orang lain. Peserta diajak memetakan langkah promosi sederhana untuk tiap tahap.
Aware (Tahu)
Calon pelanggan pertama kali tahu usaha ini ada — lewat media sosial, rekomendasi mulut ke mulut, atau ditemukan di Google Bisnisku.
Appeal (Tertarik)
Calon pelanggan menilai apakah usaha ini relevan untuk mereka — lewat foto produk, testimoni, atau deskripsi yang jelas di profil digital.
Ask (Bertanya)
Calon pelanggan mencari tahu lebih detail — chat lewat WhatsApp, bertanya harga atau ketersediaan, membandingkan dengan pilihan lain.
Act (Bertindak)
Calon pelanggan memutuskan membeli — proses ini perlu dibuat semudah mungkin, misalnya lewat katalog WhatsApp Business yang jelas.
Advocate (Merekomendasikan)
Pelanggan yang puas merekomendasikan usaha ke orang lain atau memberi ulasan — inilah yang membuat promosi berjalan tanpa biaya tambahan.
Alat Digital Gratis untuk Mulai
Tiga alat yang paling umum dipakai UMKM Indonesia untuk membangun kehadiran digital tanpa biaya berlangganan.
Google Bisnisku (Profil Bisnis Google)
Membuat usaha muncul di Google Maps dan pencarian lokal — penting untuk tahap Aware, terutama untuk usaha dengan lokasi fisik atau area layanan tertentu.
WhatsApp Business
Fitur katalog produk, label pelanggan, dan balasan otomatis — memudahkan tahap Ask dan Act tanpa perlu aplikasi tambahan yang rumit.
Media Sosial Dasar
Akun bisnis di Instagram atau Facebook untuk berbagi foto produk dan cerita usaha — mendukung tahap Appeal dan Advocate lewat interaksi rutin.
Tampilan dan fitur platform digital dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pembaruan dari penyedia layanan. Peserta selalu diarahkan untuk memeriksa panduan resmi terbaru dari masing-masing platform saat mendaftar.
Bagaimana modul ini disampaikan
Kombinasi paparan konsep dan praktik langsung mendaftarkan/mengatur alat digital dasar untuk ide usaha masing-masing peserta.
FAQ Modul Pemasaran Digital
Apa saja yang dibahas dalam modul Pemasaran Digital?
Kerangka 5A Customer Path untuk memahami perjalanan calon pelanggan, dan pengenalan alat digital gratis seperti Google Bisnisku, WhatsApp Business, dan media sosial dasar untuk membangun kehadiran usaha secara online.
Kerangka apa yang dipakai dalam modul ini?
Kerangka 5A Customer Path (Aware, Appeal, Ask, Act, Advocate) dari buku "Marketing 4.0" oleh Philip Kotler, Hermawan Kartajaya, dan Iwan Setiawan.
Apa itu 5A Customer Path?
Kerangka yang menggambarkan lima tahap perjalanan calon pelanggan: Aware (tahu), Appeal (tertarik), Ask (bertanya), Act (bertindak/membeli), dan Advocate (merekomendasikan ke orang lain).
Apakah modul ini mengharuskan peserta mahir teknologi?
Tidak. Modul ini dirancang untuk peserta yang belum familiar dengan alat digital, dengan langkah-langkah dasar dan praktik langsung, bukan materi teknis lanjutan.
Apa itu Google Bisnisku?
Layanan gratis dari Google (juga dikenal sebagai Profil Bisnis Google) yang membuat usaha muncul di Google Maps dan hasil pencarian lokal, sehingga lebih mudah ditemukan calon pelanggan di sekitar area layanan.
Apa bedanya WhatsApp Business dengan WhatsApp biasa?
WhatsApp Business punya fitur tambahan seperti katalog produk, label pelanggan, dan balasan otomatis, yang tidak tersedia di aplikasi WhatsApp pribadi biasa.
Apa hubungan modul ini dengan modul Positioning Bisnis?
Modul Positioning Bisnis membantu menentukan posisi usaha di benak calon pelanggan — modul ini kemudian membahas cara mengomunikasikan posisi tersebut lewat kanal digital sehari-hari.
Siapa yang membawakan modul ini?
Modul ini dibawakan oleh tim fasilitator MBV Training. Profil fasilitator yang bertugas dapat dikonfirmasi saat proses konsultasi program.
Bagaimana cara mengetahui kisaran biaya program ini?
Kisaran biaya dipaparkan sejak awal diskusi melalui sesi konsultasi program — bukan sekadar "hubungi kami" tanpa tindak lanjut.
Bagian dari kurikulum Kewirausahaan Pasca-Pensiun
Modul ini adalah salah satu modul lanjutan kewirausahaan MBV — lihat kurikulum lengkap atau konsultasikan kebutuhan tim Anda.